Tips Travel Ke Luar Negeri

Monday, November 4, 2019

Hari gini, travelling ke luar negeri sudah sangat mudah! Dengan dukungan internet dan kecepatan penyampaian informasi, siapa pun bisa mengadakan perjalanan ke luar negeri tanpa tur atau istilah lainnya backpacker. Dari tiket pesawat, hingga akomodasi di sana kita sendiri yang handle semuanya.

Di sini aku akan bagikan pengalaman dan kumpulan dari rangkuman tips-tips apa yang butuh dipersiapkan sebelum melakukan travelling ke luar negeri!

Tips Travel Ke Luar Negeri

1) Tabungan

Poin penting ini! Jangan melakukan travelling/liburan ke luar negeri dengan dana utama untuk kebutuhan hidup. Gunakan dana travelling dari dana sisa sesudah ditidak lebihi kebutuhan hidup atau dana tabungan. Jangan berutang melebihi kemampuanmu hanya untuk mewujudkan keinginan untuk travelling/liburan ke luar negeri!

Tabungan atau dana sisa juga tetap diperlukan ketika kita sedang berlibur di luar negeri. Kadang tentu kita kalap belanja atau ada pengeluaran yang tidak direncakan, dan uang saku tidak cukup, nah, anda bisa tarik uang tabunganmu di ATM negara itu yang langsung terkonversi dengan kurensi tersebut. Tapi tentunya akan ada tambahan biaya dan perbedaan rate.



2) Beli tiket promo

Hal yang paling tidak jarang ditanyakan atau ditakuti oleh orang yang belum pernah keluarga negeri adalah harga tiket pesawat. Ada tips untuk mendapatkan harga murah tiket pesawat :

- Rajin pantau maskapai favoritmu untuk mengetahui promo yang berlangsung.

- Beli jauh-jauh hari. Biasanya untuk mendapat harga murah tiket pesawat dibeli jauh-jauh hari saat promo tersebut berlangsung, misal beli februari 2016, anda berangkatnya tidak lebih lebih tahun 2017. Tapi ada juga promo yang dekat tanggal keberangkatan untuk memenuhi kursi kosong.

- Pilih tanggal liburan/travelling pada tanggal yang tidak high season, baik dari sini (Indonesia) atau di sana (tempat tujuan). Kecuali anda memang menargetkan ingin liburan pada high season, pastikan sesuai budgetmu.



3) Buat passport

Buat passport mudah saja kok. Anda cukup mempersiapkan syaratnya, datang ke kantor imigrasi di kotamu (tidak harus sesuai domisili KTP) , ikuti tahapannya hingga wawancara dan bayar biayanya dan tunggu informasi passport jadi. Biaya pembuatan passport murah, ada yang dibawah 200ribu ada yang 300ribu ke atas. Bedanya di jumlah halaman.

Lama pembuatan passpor ini tergolong cepat, hanya tidak lebih lebih 3-4 hari. Sedang untuk e-passpor, butuh waktu 2 minggu hari kerja (tapi feelingku sih jadinya cepet juga cuma tidak lebih tahu kenapa harus diambil 2 minggu hari kerja).



4) Pesan penginapan

Sesudah tiket pesawat dan passport di tangan, selanjutnya tentukan tempat penginapan selama di tempat tujuan. Untuk waktu pembeliannya tidak harus langsung sesudah mendapat tiket. Bisa disesuaikan kebutuhanmu, tapi yang jelas yang terlalu dekat dengan tanggal keberangkatan. Untuk non high season belilah tidak lebih lebih 2-3 bulan sebelumnya. Kalau pas high season belilah 1 tahun sebelumnya.

Kalau aku biasanya pesen di traveloka.com untuk tempat tujuan di ASEAN, terutama Singapura. Dan Airbnb untuk tempat tujuan negara matahari terbit : Jepang, Korea.



Jika anda mempunyai saudara atau kenalan, malah lebih bagus.. tidak butuh ribet untuk masalah penginapan ini :)



5) Pesan tiket pendukung

- Pesan tiket wahana

Hal ini aku terapkan ketika travelling ke Singapura, yang mana tempat yang dituju itu tidak sedikit wahana atau butuh tiket masuk. Dan ternyata, tiket wahana tersebut bisa dibeli online, bahkan lebih murah dibanding beli di loket. Kalau tempat wisatamu, wisata alam, berarti tidak butuh beli online.



- Pesan tiket transportasi

Kalau yang ini aku terapkan untuk traveling di Jepang. Dikarenakan nanti selama di Jepang kita akan mengunjungi tiga kota : Tokyo, Kyoto, Osaka. Dan perpindahan antar kota ini tentunya butuh tiket transportasi, apakah bis atau kereta. Di Jepang sendiri, ada pass untuk transportasi. Pass ini maksudnya seperti voucher yang bisa kita pakai di transportasi yang ditentukan untuk pemakaian unlimited. Dengan Pass ini, kita tentu bisa menghemat pengeluaran di bidang transportasi. Pembelian Pass ini ada yang harus dibeli di Jepang dan ada yang bisa dibeli di Indonesia.



6) Mengurus VISA

Kalau negara tujuanmu negara ASEAN : Singapura, Malaysia, Thailand, dll, anda tidak butuh ribet soal VISA. Indonesia ke negara ASEAN itu bebas VISA. Jepang sendiri memberlakukan Bebas Visa untuk pemegang e-passport.



Namun jika anda akan bepergian ke negara selain ASEAN, misal ASIA atau EROPA, anda butuh mengurus VISA 1 bulan sebelum keberangkatan. Pengurusan VISA di Kedubes negara masing-masing di Indonesia. Dan pengurusan VISA ini nantinya dikenai biaya/charge yang tidak sama-beda, tergantung negara tujuanmu. Dan jika VISAmu ditolak, uang ini tidak akan kembali.



Sedang kalau untuk transit, kita tidak butuh mengurus VISA, selama tidak keluar dari imigrasi. Biasanya ini kalau tiket kita connecting flight. Sesudah tiba, kita langsung menuju ke tahap Internasional Transfer, tidak butuh keluar ke imigrasi.



Oh ya, ketika pesawat hampir mendarat, kita akan dibagikan form yang berisi tanggal liburan kita dan tempat menginap ketika di negara tersebut. Ini untuk catatan di Imigrasi. Form ini diserahkan ketika kita akan keluar dari imigrasi.





7) Cari tahu tentang pakaian, makanan, dll

Pastikan anda tahu cuaca atau musim apa yang sedang berlangsung di tempat tujuan saat waktu liburanmu. Gak enak banget anda bawa baju yang tipis dan ternyata di sana lagi musim dingin. Brrr.. yang ada malah gak bisa menikmati liburan. Anda bisa pantau suhu atau temperatur yang ada dari berbagai aplikasi yang tersedia di google atau bertanya ke kenalanmu di sana.

Persiapkan juga makanan cadangan jika anda nantinya di sana tidak selera dengan kuliner tempat tujuan. Makanan cadangan seperti indomie, abon, snack2, dll



8) Tukarkan uang ke kurensi negara tujuan

Hal ini bisa anda lakukan mendekati hari keberangakatan, atau juga jauh-jauh hari. Tergantung pada keinginanmu saja. Anda bisa melakukan penukaran uang di tempat tinggalmu atau kota keberangkatan. Pastikan cari rate yang murah!

Pada berbagai negara, kita bisa mendapat kurs yang lebih murah ketika melakukan konversi/exchange mata uang di negara tempat tujuan. Tapi tentunya ada biaya tambahannya.



9) Persiapan alat pendukung

Bawa universal adapator! Tiap negara mempunyai colokan listips yang tidak sama. Daripada menghapalin dan mencari adaptor yang cocok satu-satu, beli saja yang universal adapator. Bawa pula colokan yang tidak sedikit untuk charging baterai : handphone/kamera/handycam untuk merekam perjalananmu.

Tergolong juga modem atau kartu internet selama di sana. Anda bisa melakukan pembelian kartu internet (SIM) di tempat tujuan atau pesan mobile wifi dengan tempat pengambilan dan pengembalian di negara tujuan.

Opsi lain, anda juga bisa bawa mobile wifi dari Indonesia yang support internet di negara tujuan. Salah satunya bisa pesan di wi2fly. Harganya bersahabat dan jangkauannya luas. Mobile wifi sangat cocok untuk traveling dalam grup yang jarang terpisah.



10) Packing!

Sesudah semua barang, pakaian, alat-alat sudah siap, saatnya packing! Packing ini juga mempengaruhi kesuksesan travellingmu. Ingat, pada maskapai, ada batas maksimal berat bagasi. Pastikan bawaanmu tidak melebihi itu. Namun kalau anda juga beli bagasi (tidak hanya yang kabin) bawa yang lebih tidak sedikit tidak masalah. Jika anda tidak membeli bagasi, anda butuh memperhitungkan berat bawaan dan volume agar tidak melebihi yang ditentukan maskapaimu. Gak lucu dong, bawanmu dibongkar di bandara sebab melebihi kapasitas yang ditentukan.

Ada maskapai yang sangat strict, misal kabin berat max 7kg, bawaan kita akan ditimbang untuk dicek apa lebih 7kg atau tidak, tapi ada juga maskapai yang longgar, barang bawaan kita tidak ditimbang.
Share on :
 
Copyright © 2015. bof3d.com.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Powered by Blogger.
Creative Commons License